MoU dengan Kejari, Bukan untuk Kebebasan Kepala Desa Gunakan Anggaran

Martapura  Selasa (21/5/2019) –  Dengan adanya Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama (MoU) dengan Kejari, bukan berarti Kades bebas menggunakan anggaran tanpa aturan. Karena kejaksaan memiliki tugas pencegahan dan penindakan.

Demikian diungkapkan Kajari OKU Timur Ismaya Hera Wardanie SH, MHum, seusai Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama (MoU) antara Kades se OKU Timur dengan Kejari OKU Timur, Selasa (21/05/2019) tentang penanganan masalah hukum bidang perdata Tata Usaha Negara.

Penanatangan MoU sebagai upaya perwujudan kinerja yang dibebankan kepada kejaksaan di bidang perdata dan tata usaha negara. Membawahi tiga subseksi perdata, Tata usaha negara dan pertimbangan hukum. Negara memililiki kepentingan tentang Tata Usaha Negara diantaranya desa yang mengelola keuangan. “Jika ada hal-hal yang menyangkut hukum perdata, contohnya Kades dituntut karena keputusannya sebagai Kades bukan persons ini bisa diberikan bantuan hukum,” katanya.

Melalui bidang perdata dan tata usaha negara, Kejaksaan bisa memberikan bantuan hukum kepada instansi pemeritah. Apakah dengan adanya MoU ini membebaskan Kades yang melanggar hukum? Bukan, karena kejari memiliki tugas pencegahan dan penindakan. Diharapkan hubungan sinergi pemerintah dengan penegak hukum sehingga tercipta situasi yang harmonis sehingga harus dibangun kerjasama.

Sedangkan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi mengatakan, sejak digulirkannya dana desa banyak masalah yang timbul, sehingga perlu adanya pendampingan sehingga bisa meminimilisir pelanggaran hukum. “Saya minta dari awal dilakukan pengawalan dan jangan sampai dipanggil karena sudah ada kejadian,” katanya.

Dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat ke OKU Timur mencapai Rp245 miliar dan Rp 2,1 miliar dana kelurahan. “Dengan dana sebesar ini tentu dibutuhkan sistem pengelolaan yang benar-benar bagus,” ujarnya.

Acara ini dihadiri Kadin PMD OKU Timur H Rusman SE, MM, Inspektorat Hasbullah Assisten I Setda OKU Timur Dwi Suprianto, Camat se OKU Timur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*